Ayah

"Selamat kembali berjuang nak", senyuman tipis itu masih bersih di ingatan ku.
aku seketika memeluk ayah yang tepat berdiri di depan ku
memegang kepala dengan sedikit usapan di rambut adalah kebiasaan ayah setiap kali bersama kami anak perempuan ayah.






 Aku rasa, aku akan merindukan nya.

Ayah : Lelaki pertama yang mengajarkan aku tentang kasih dan sayang

Komentar

Postingan populer dari blog ini

1/4 Memori YOUTEX

I'M PSYCHOLOGIST NOT FORTUNE TELLER