Postingan

Blok Observasi Wawancara, Well Done :)

Yeaay Alhamdulillah 1 blok selesai di semester ini :D Sebut saja blok pemula, blok overview penyapa para mahasiswa baru yang berhasil membuat beberapa anak kelas “ tumbang ” karena kelelahan. Ini baru 2 sks, belum blok profesi selanjutnya yang 4 sks, it's oke, yang penting  jangan lupa bahagia :”) Dalam keprofesian psikologi, blok observasi wawancara ini merupakan tahap awal untuk mahasiswa bisa merancang panduan agar bisa menggali data di lapangan, sehingga nantinya mampu menegakkan assessment dan menentukan intervensi yang tepat untuk case yang sedang dihadapi.  Gimana ? pusing ? Baiklah kita bahas yang lain. Hahah 2 sekolah pun di pilih untuk melakukan praktek lapangan ini. Nah ini poin penting yang ingin saya bagikan J Di dua minggu pertama, kami diturunkan di SLB di salah satu kota Yogyakarta. Kami mendapat kan satu kasus tentang anak berkebutuhan khusus. Mereka berasal dari berbagai latar belakang, ada yang tinggal dipanti asuhan sampai anak do...

Diary

Gambar
"Jika tak sanggup ucapkan, maka tuliskan"  Lebih kurang begitu lah kata ibu, ketika ibu pertama kali mengenalkan tentang buku "diary" pada ku Aku hanya melihat bingung tentang buku kecil yang aku anggap aneh waktu itu Aku masih berfikir apa yang bisa di tuliskan di buku sekecil itu ? Dalam lamunan pertanyaan itu, suara ibu kembali menyadarkan ku "Mulai sekarang apapun yang terjadi dengan kakak, apapun yang kakak rasakan, kakak tulis disini ya" Aku fikir waktu itu ibu tidak mau lagi mendengar kan cerita ku, celotehan ku atau pun semua cuap cuap receh dari ku Dan ternyata, aku baru sadar ibu mulai mengenalkan diary itu karna seiring bertambahnya usia ku, memaknai sendiri hal yang terjadi dalam hidup lebih menarik dibanding terus bercerita dan kembali mengeluh Ada beberapa part di rentang kisah ku, yang terkadang membuat aku tersipu malu, jangan kan untuk menceritakannya, mengingatnya saja sudah membuat pipi ku memerah pada waktu itu, ...

Belajar dari Petani Sawah

Gambar
Barangkali ada kisah tidak utuh yang kita pahami tentang makna perjalanan. Entah sejak kapan, perjalanan bagiku menjadi obat mujarab untuk kembali merajut syukur. Sederhana saja, entah dari pemandangan yang benar-benar hanya bisa dinikmati oleh mata sendiri, lalu terlihat begitu biasa di layar hp ketika pemandangan itu ditangkap dengan kamera hp. Atau tentang tempat-tempat bersejarah yang dikunjungi, juga sekelumit perjuangan yang melebur diantara deru-deru langkah kaki. Kemudian kita berbondong-bondong mengira bahwa perjalanan adalah soal kehendak diri, dan pergi adalah sebab kehendak itu menggerakkan langkah kaki yang diridhoi mimpi-mimpi.  Mari berbicara dunia setelah wisuda.:") Semenjak November 2017 lalu, maka Juli di 2018 ini adalah bulan ke delapan aku memaknai kalimat “ Welcome to the jungle ”, kata-kata yang sering aku terima tepat setelah aku resmi menyandang gelar S.Psi. Ternyata ada benarnya juga, kehidupan setelah kuliah itu ga senyaman zona kampus, dimana...

Barangkali

Barangkali kita yang terlalu berharap, lantas kecewa ketika sesuatu yang diharapkan tidak di dapat Barangkali kita yang memberikan ekspektasi tinggi, standar yang tinggi, lantas kembali kecewa ketika realita yang di hadapi tidak lah sesuai ekspektasi Barangkali kita yang terlalu sibuk merangkai cerita sendiri, lantas sibuk menerka bahwa semua akan berakhir sesuai prasangka diri Kita terlalu egosentris, memandang sesuatu hanya dari sudut pandang kita Kita pun kembali merasa miris ketika harapan baik tak berbalas oleh orang yang kita anggap baik Barangkali kita yang sibuk menghakimi, dan kembali lupa sesuatu terjadi akibat ulah diri sendiri Barangkali kita yang kurang introspeksi, karna diri sudah merasa lebih baik Barangkali sampai saat ini kamu masih sibuk dengan semua terkaan mu, lantas menyalahkan orang lain atas persepsi yang tak kunjung berujung temu Barangkali, kamu hanya berputar putar pada pikiran yang sama lantas merasa sudah bertumbuh lebih baik Barangkali yan...

Harga Sebuah Penantian

Kau tahu mengapa menunggu sangat mahal ? Karena bayarannya adalah waktu. Adakah yang lebih mahal dari waktu ? Jika kamu memutuskan untuk menunggu, maka jangan sampai salah tunggu. Pastikan dia memang berhak untuk ditunggu. Jika bersikeras tetap menunggu, maka kuatkan lah hati. Sebab, mungkin saja dia yang ditunggu ternyata sedang menuju orang lain. Memang, menunggu penuh dengan resiko.Sebanding dengan harganya, sesuai dengan bahagianya, jika ternyata diam-diam dia juga menjadikan kamu tujuannya. Aku tau kamu lebih suka kalimat barusan, dari pada kalimat diatasnya. Tapi aku kabarkan wahai hati yang sedang menunggu, di dunia nyata kalimat yang tak disuka itulah yang paling banyak terjadi. Orang yang dinanti ternyata sedang menuju hati lain. Sekarang terserah kamu, Aku hanya berdo'a semoga penantian mu menyenangkan. :") Gubuk tua, 20 Juni 2018  1:05 AM

Safar

Gambar
Tiba tiba aku menyukai segala macam bentuk Safar Dan diam diam aku berniat untuk melakukan Safar lebih banyak lagi, lebih jauh lagi dan lebih bermakna lagi Perjalanan memang selalu berhasil menjadi momen perenungan bagiku Seperti perjalanan sore ini menuju Jogjakarta Juga seperti perjalanan perjalanan sebelumnya Diawali dengan sambutan alam, fikiran yang mengambang memikirkan segala sesuatu tentang setiap harap, orang-orang yang Allah hadirkan dalam setiap rentang kisah, kejadian demi kejadian, dan bermuara pada evaluasi hari2 yang lalu, merencanakan hari hari yang akan datang, dan pastinya list doa yang tersusun rapih di benak ini Menyampaikan semua Padanya hingga akhirnya mata terpejam dengan sendirinya Saat melakukan perjalanan, aku berhasil menikmati personal space ku sendiri dan di setiap perjalanan ku, ada saja pesan pesan kecil, hikmah hikmah singkat yang Allah hadirkan melalui orang orang yang baru dikenal, lingkungan baru yang sedang dihadapi ataupun melalui jalan j...

Nasehat 3

Gambar
Sayang, dengarkan ini baik-baik nak ; 1.        Kamu boleh saja bermimpi setinggi langit, tapi jangan pernah berharap pada siapa pun, tetap lah berdiri tegak di atas kedua kaki mu :) Karena Allah tau yang terbaik untuk mu, sedang kamu hanya bisa berencana. Maka terus lah berdo’a, agar Allah berikan kelapangan untuk mu, dan mematikan setiap   harapan mu selain pada-Nya, agar kamu hanya selalu berharap kepada-Nya.  2.        Fisik mu boleh saja seketika sakit, namun hati mu jangan, nak! Orang-orang yang hilir mudik dalam rentang kisah mu, maafkan lah :) Tentang fitrah perasaan yang mungkin belum saatnya, Lepaskan lah :) Percayalah sayang, kebersamaan tak selamanya menyelamatkan, pun kesendirian juga bukan lah  sebuah hukuman Kau tau nak; ”Mimpi akan selalu menemukan jalannya, sedang Hati akan selalu menuntun pada pemiliknya” “Ibuuuuuuuuu”, pelukan ibu akan selalu menjadi tempat pula...