Self Therapy
“Sungguh,
manusia diciptakan bersifat suka mengeluh.” QS. Al Ma’arij (70): 19
Tulisan ini hadir karena bentuk protes real self terhadap
ideal self yang tak kunjung reda
Tulisan ini hadir karena diri lebih memilih mengeluh
dibanding mengucap syukur
Tulisan ini tidak lain dan tidak bukan hanya untuk terapi
diri agar jauh lebih bersyukur
Pun tulisan ini hadir sebagai bentuk motivasi diri tanpa
harus menunggu orang lain memotivasi diri ini
“Locus of control internal”
“Locus of control internal”
“Locus of control internal”,
bisik batinku untuk kesekian kalinya.
Dalam psikologi
kepribadian, Locus of Control atau lokus pengendalian merupakan kendali individu atas pekerjaan
mereka dan kepercayaan mereka terhadap keberhasilan diri sendiri.
Nah, locus of control
ini dibagi menjadi dua bagian.
- Locus Of Control Internal
- Locus Of Contol Eksternal
- Locus of control internal dimana individu memiliki keyakinan bahwa keberhasilan berasal dari dalam dirinya sendiri
- Locus of control eksternal dimana individu memiliki keyakinan bahwa apapun yang terjadi dengan diri mereka dikendalikan oleh lingkungan atau faktor yang berasal dari luar dirinya.
Hei Kamu …
Iya kamu J
Lebih fokus kemana
? internal kah atau eksternal ? *Mikir
Tapi mungkin kali ini saya gagal membuat locus of control
internal dari dalam diri saya sendiri.
Iya … lebih tepatnya saya gagal memotivasi diri saya
sendiri.
Seolah olah merasa diri ini lah yang paling merana
Kenapa begini, kenapa begitu
Kok ngak begini, kok ngak begitu
Singkat cerita, tiba tiba saya tertuju pada sebuah kalimat
dari buku yang sedang saya baca :
“Jika Anda
belum percaya kepada diri sendiri bahwa Anda adalah orang yang hebat, maka
berpura pura lah hebat, berpura pura lah
demikian. Pertama-tama, berpura-pura lah untuk percaya. Karna ketika Anda
meragukan diri sendiri, Anda akan berhenti untuk mencoba. Ketika Anda percaya
akan gagal tentu akan sangat benar bahwa Anda tidak akan melakukannya. Mengapa
juga anda akan melakukannya ketika tau akan gagal? Sebaliknya, ketika Anda
percaya bahwa akan berhasil tentu Anda akan mencobanya dan mengeluarkan segala
kemampuan yang terbaik yang Anda bisa”, (baca pelan, pakai hati bos ).
“Hebat dan percayalah” ngak tau kenapa tertarik aja dengan 2 kata ini
Sehingga saya pun berinisiatif untuk melakukan flashback
tentang semua pengalaman dan kesempatan yang telah Allah kasih di tahun ini. :)
Inilah bentuk self therapy yang saya buat sendiri untuk memotivasi
kembali diri ini.
*Beberapa momen yang tertangkap kamera :D
Januari 2016
Bertemu dan berkumpul bersama mahasiswa dari berbagai universitas dalam acara Musyarawarah Kerja Wilayah I ILMPI (Ikatan Mahasiswa Psikologi Indonesia) di Jambi
Maret 2016
Melepaskan Masa Amanah di Hima Psikologi Kabinet PSI 2015/2016 sebagai Koordinator Departemen Kesma dan di Forum Studi Islam Psikologi (FORSIP) sebagai staff KPSDM
Mei 2016
Mengikuti Program Youtex (Youth Excursion), Connecting Asean Youth Excursion, Kuala Lumpur, Malaysia
silahkan baca https://nafkhatulnova.blogspot.co.id/search?updated-max=2016-09-27T08:46:00-07:00&max-results=7
Juni-Juli 2016
Kuliah Kerja Nyata (KKN), keluarga baru, pengalaman baru, pelajaran baru dan berbagi manfaat
“Saat kamu mengerjakan sesuatu yang membuatmu
bangga, maka pujilah dirimu” :)
Apakah untuk pamer ? Jangan salah sangka. Ini hanya bentuk
reward untuk diri sendiri.
Seperti kebanyakan orang lainnya,
suatu hari mungkin kita akan mengalami sebuah fase berada pada titik terendah
dan pada saat itulah kita butuh energi pendorong, maka dokumentasi seperti ini
menjadi motivator pribadi saya. Untuk mengingatkan kembali betapa romantisnya
kasih sayang Nya, kita nya aja yang kadang suka lupa dan lagi lagi “ngeluh”.
Tapi hati-hati jangan sampai
salah niat. Memuji diri disini sungguh bukan untuk membanggakan diri, apalagi menyombongkan
diri seolah olah semua yang terjadi karna kuasa diri.
Semua karna Allah yang mampukan.
Semua karna Allah yang izinkan. Pun tak jauh dari ikhtiar kita. kan dibalik
kesulitan itu pasti ada kemudahan . Semangat ya J
(lagi-lagi nyemangatin diri sendiri, semoga nular ke yang lagi baca)
dan bahwasanya
seorang manusia tiada memperoleh selain apa yang telah diusahakannya” (QS An Najm [53]:39)
Maka jika kamu mulai merasa dunia
tak adil, kenyataan yang tak sesuai dengan ekspektasi, ragu akan masa depan,
takut akan mimpi, dan meragukan diri sendiri, silahkan coba terapi ini, liat
semua hal positif yang telah kamu lalui, puji diri kamu atas setiap hal yang
kamu capai.
Bahkan ketika kamu berhasil
bangun pagi seperti rencana, pujilah dirimu. Atau bahkan ketika kamu berhasil
menurunkan berat badan mu puji lah dirimu. Terlihat konyol dan norak ? jika itu
jelas memberi manfaat mengapa tidak melakukannya. Sesimpel itu. :)
Terakhir syukurilah hidup mu, nikmati setiap prosesnya.
Khusus buat para pejuang skripsi, jangan banyak ngeluh ya,
nikmati aja tiap prosesnya.
” Everything happen for a reason”
Percaya aja ngak ada yang sia-sia. Allah ngak pernah
menganiaya hambaNya, kitanya aja yang suka …… (pikir sendiri)
“Maka nikmat Tuhan Mu yang manakah yang kamu dustakan.” J
Semoga bermanfaat
Nasehat untuk diri





















apapun yang terjadi, yang penting tetap semangat yaa Kandaaa,.. karena ideal self adalah bentuk mimpi-mimpi mu yang belum teerwujud, teruslah bermimpi agar itu menjadi motivasi jugaa ^^
BalasHapuskarena aku ,.. adik mu yakin ,. akan mencapai nya..
hehe,.. jangan lupa kunjungi blog dik juga y k,..
snowstoryl.blogspot.com